TARIAN PAGAR PENGANTIN
Duduklah sejenak, dan
nikmati kopimu selagi hangat. Akan ku ceritakan tentang sebuah tarian yang
berasal dari Bumi Sriwijaya, Tarian Pagar Pengantin. Pagar pengantin merupakan
salah satu tarian yang berasal dari Palembang Sumatera Selatan. Tarian ini
sangat unik karena dilakukan oleh mempelai wanita langsung dihadapan mempelai
pria, dan diiringi oleh empat penari pendamping. Tarian ini dimaksudkan sebagai
perpisahan atau tarian terakhir mempelai wanita, karena sesudah ini ia tidak
akan menari lagi terkecuali mendapat izin dari sang suami. Begitu kau mengawali
ceritamu.
Kau menghentikan
sejenak ceritamu, bagaimana kopinya? apakah sudah sesuai dengan seleramu? Kau
bertanya. Sudah … sangat pas, tidak terlalu manis kataku. Kau tersenyum lalu
melanjutkan ceritamu.
Mempelai wanita menari
diatas sebuah nampan bundar, yang bermakna ruang lingkup ia kini terbatas. Ia
sudah berada di lingkungan hidup rumah tangga. Tarian ini juga merupakan tarian
perpisahan dengan orang tua, dimana setelah menikah sang istri menjadi tanggung
jawab suami.

Comments
Post a Comment